membayangkan Indonesia dalam ruang prakter dokter gigi

adalah sebuah penantian yang menakutkan

menunggu antrian atau keluar ruangan

dengan luka menganga di gusi

 

membayangkan Indonesia dalam pikuk pasar malam

adalah sebuah dompet yang hilang dicopet

mencari maling di keramaian

atau pulang dengan hati dongkol

 

membayangkan Indonesia dalam institusi kampus

adalah sebuah penungguan yang konyol

menyelesaikan skripsi dengan menggerutu

atau menjadi pengangguran terselubung

 

membayangkan Indonesia dalam hati sendiri

masihlah lebih baik

ketimbang tidak membayangkan sama sekali!