Di Jakarta
pada sebuah kemacetan kota kita bertemu
memikul buku dan sedikit pelukan kalau perlu
biarkan ada cerita di sana
hingga kita kembali ke ranjang masing-masing
yang selalu pengap dengan kesepian
mengapa kita musti letih memagut jangkar
kalau ternyata kita memang ditakdirkan:
sebagai sekadar si pembuat cerita
di mana kita memainkan lakon di dalamnya
beri kecupan, sedikit pelukan kalau perlu
dan kita kembali membuat cerita lain
untuk sekadar dikenang di kemudian hari
tak lebih!
Bandung, 10 Maret 2005, 04.04

