Bojonggede, 12 Juli 2005, 2
“Tidur di sini Daniel…” ujar mbak Titi. Dalam hati aku bersorak. Berarti aku ada tempat menginap malam ini! Sejak dini hari tadi aku tiba pukul setengah satu pagi di terminal Depok. Pagi-pagi benar sudah bersiap ke stasiun UI untuk naik kereta listrik menuju Bojonggede.
Rumah ini besar, di punggung bukit, dengan halaman luas serta pekarangan hampir satu hektar. Disiram matahari dari pagi-siang-dan sore. Kalau siang hari pekarangan memang terasa menyengat. Tapi di teras muka justru begitu adem dan nyaman.

