Toko Buku Harus Bangun Komunitas
Pikiran Rakyat, Kamis, 29 September 2005
Ini cukup menarik, karena ternyata pendirian toko buku alternatif ini memiliki kunci tersendiri. Seperti kata Daniel Mahendra, pemilik pondok sastra Rumah Malka, yang penting membangun komunitasnya. Ini bisa dilihat dari Tobucil dengan klab-klab kreatifnya, Rumah Buku dengan Eksponen Textour-nya, dll.
Jadilah sebuah sinergi, komunitas literasi juga maju, seiring dengan pendirian toko buku alternatif. Upaya membangun komunitas ini dilakukan pula oleh Daniel dalam mengelola Rumah Malka.
Berikut obrolan Kampus dengan jebolan Fakultas Ilmu Komunikasi Univeritas Islam Bandung jurusan jurnalistik.

