Archive for November, 2005

Daun Gugur

 

dan daun-daun pun mulai tanggal dari induknya

dipetiki gugur hujan serta gemulai angin

bukankah segala, setiap dan sesuatu yang Tuhan ciptakan

selalu memiliki alasan?

sementara manusia kerap tak percaya

digoyang-goyangkannya batang tubuh pohon,

dan daun-daun pun tanggal tanpa diminta

 

Nopember 2005

Di Bawah Hujan

 

angin mengetuk pintu langit

semata suara gelegar yang bersahutan

memburatkan warnanya yang gelap bermendung

namun setiap dari kesempatan yang ada,

masih fotomu jua yang kupandangi

di bawah hujan kunikmati senyummu yang menyejukkan

 

Bojonggede, Nopember 2005

Arca

 

seperti arca aku berdiri di sini

berdiam memandangi orang

yang berjalan lalu-lalang dengan fast food di tangan

kalau sekadar pelangkap kebosanan

mengapa kau bangun dan kau taruh aku

di museum yang membosankan

aku punya jiwa

yang bisa melalanglangbuana

ke hati setiap orang yang berperasaan

bukan sebagai pajangan istirahat makan siang

wisatawan tanpa tujuan

di waktu liburan yang membosankan

hari-hariku begitu penuh kesepian

orang lalu-lalang memandang

pura-pura mengagumi untuk kemudian pergi lagi

kalau sekadar arca

mengapa kau lengkapi aku dengan jiwa

yang bisa merasakan kepedihan lagi keterasingan

beri aku satu bangunan arca pasangan

bukan untuk menghilangkan kesepian membuta ini

hanya agar kubisa melewati kesunyian ini bersamanya

: semoga dia bukan lagi wisatawan tanpa tujuan!

 

9 Nopember 2005