Archive for January, 2006

Basah Hujan

 

senja yang pamit pulang bermandi hujan tanpa bosan

mengetuk ia pada pintu malam untuk bertamu sementara

masih juga kau yang berkelebat pada bercaknya di jendela

adakah kau rasa basah bumi

seperti keringat kita yang saling menempel menyatu lengket?

 

Januari 2006

Merengkuh Angin

 

seperti merengkuh angin

serta memeluk gugur hujan

yang datang tanpa mengetuk pintu bumi,

aku menggantang ingatan tentang masa lalu yang makin hilang,

masa kini yang menyerobot kesadaran,

dan masa akan datang yang menyelusup terbata-bata