Archive for March, 2006

Pertemuan Terakhir Malka*

Dalam hidup kita diajarkan dialektika. Ada siang ada malam. Ada terang ada gelap. Ada baik ada jahat. Ada rajin ada malas. Ada kaya ada miskin. Semua terdengar klise? Mungkin. Tapi itulah hidup di dunia. Selalu ada penyeimbang sebagai pasangannya.

Begitu pun dengan pertemuan. Ada perjumpaan tentu ada perpisahan. Terkadang kita begitu girang pada perjumpaan awal dengan seseorang. Begitu girangnya sehingga kita lupa, di balik pertemuan sudah barang tentu menyisakan perpisahan. Tak pelak di balik sembah serta puja-puji tersembunyi hujat dan cacimaki. Begitu pun dengan cinta, selalu terselip cerca di dalamnya. Continue Reading »

Karena Kerja Adalah Cinta Yang Mengejawantah

Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri, bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri.

(Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia, hal 34).

Merupakan kebiasaanku mengingat-ingat apa yang kulakukan seminggu lalu. Hari ini hari Sabtu (atau malam Minggu?). Dan aku betul-betul lupa apa yang kulakukan Sabtu malam seminggu lalu. Sehabis Maghrib aku melanjutkan kerjaan mengedit naskah Pram TG&S di kantor Malka. Didin menjaga toko. Ici sudah pulang sejak sebelum Maghrib. Doni sendiri keluar entah kemana. Perasaanku begitu tidak enak. Entah kenapa. Kucoba meraba-raba, masih juga belum terjawab. Akhirnya kubiarkan bersemayam kututupi kerja naskah. Continue Reading »