Pertemuan Terakhir Malka*
Dalam hidup kita diajarkan dialektika. Ada siang ada malam. Ada terang ada gelap. Ada baik ada jahat. Ada rajin ada malas. Ada kaya ada miskin. Semua terdengar klise? Mungkin. Tapi itulah hidup di dunia. Selalu ada penyeimbang sebagai pasangannya.
Begitu pun dengan pertemuan. Ada perjumpaan tentu ada perpisahan. Terkadang kita begitu girang pada perjumpaan awal dengan seseorang. Begitu girangnya sehingga kita lupa, di balik pertemuan sudah barang tentu menyisakan perpisahan. Tak pelak di balik sembah serta puja-puji tersembunyi hujat dan cacimaki. Begitu pun dengan cinta, selalu terselip cerca di dalamnya. Continue Reading »

