pagi ini kita bersekutu lagi
meluruh, merindu, juga meragu
dan di bawah ritme hujan yang tak sebentar
masih juga kita dendangkan alunan tembang yang melambat
demikian polos telanjang terketam keadaan
karena pamrih boleh pergi tanpa permisi
siapa nyana bertumpuk kado telah lagi menungguku
berupa senyum hangat dan pelukan rapat dari setiap tamu
begitulah aku dimanusiakan lagi
karena memang demikianlah tugas dari setiap manusia:
menjadi manusia!
jika namamu terdengar di sini
karena kurasakan memang tetaplah hadir di sini
kupunguti kebahagiaan ini dalam hati seorang diri
: namun sudah sebagai manusia.

 

TIM-Depok-Ciracas, Jakarta, 30 Desember 2006, 02.00 wib.