Archive for April, 2007

EDITOLOGI: Chief Editor

Chief editor adalah pemimpin tertinggi pasukan editor. Dia adalah seorang profesional yang tidak perlu dipertanyakan lagi kemampuan teknis editingnya karena paling tidak sudah memiliki jam terbang selama lima tahun sebagai editor. Chief editor yang pasti memiliki kemampuan leadership dan manajerial yang memadai.

Continue Reading »

Editologi: Managing Editor

Dari namanya kita tahu bahwa editor jenis ini sudah masuk ke dalam kelas manajemen menengah dalam struktur organisasi perusahaan. Seorang managing editor dalam jenjang kariernya bisa disamakan dengan asisten manajer ataupun manajer. Tugas dan tanggung jawab utamanya adalah mengelola alur penerbitan dengan menyupervisi pekerjaan senior editor dan editor.

Managing editor sudah melepaskan banyak pekerjaan teknis, kecuali memeriksa pruf akhir atau menaruh perhatian tinggi terhadap tampilan kemasan luar, seperti cover. Managing editor sudah mulai memikirkan hal-hal strategis dalam perusahaan penerbitannya, seperti ide penerbitan, pengadaan naskah, dan terobosan yang mendukung pencapaian visi serta misi perusahaan. Continue Reading »

Editologi: Senior Editor

Siapa yang dapat disebut senior editor? Yang pasti pengertian senior di sini tidak sama dengan senior-junior ala IPDN. Junior editor (para copy editor) adalah mereka para pemula di dunia editing, namun telah memiliki keahlian di bidang teknis editing.

Adapun senior editor adalah mereka yang telah memiliki jam terbang paling tidak tiga tahun menjadi copy editor. Continue Reading »

EDITOLOGI: Copy Editor

Dalam ranah editorial, copy editor (diterjemahkan oleh Penerbit ITB menjadi editor nas) termasuk jenjang karier editor yang paling rendah. Copy editor hanya memiliki tanggung jawab dalam hal memeriksa naskah dan kemudian mengevaluasinya secara kebahasaan maupun piktorial. Jadi, merupakan editor yang paling banyak bergelut dengan naskah secara teknis.

Info Forum Editor Indonesia

Forum Editor Indonesia (FEI) adalah organisasi independen yang beranggotakan para editor penerbitan buku dan media Indonesia. Lebih dari seratus orang editor telah mendeklarasikan berdirinya FEI pada November tahun 2006 dan resmi secara aklamasi mengangkat Bambang Trim sebagai ketua. FEI berpusat di salah satu kota barometer perbukuan Indonesia, yaitu Bandung dan baru memiliki dua perwakilan wilayah, yaitu Jakarta dan Jogja. Kantor Pusat FEI untuk sementara berada di MQS Publishing Bandung, Jl. Gegerkalong Girang Baru, No. 4, Bandung. Kantor perwakilan wilayah Jakarta berada di kantor Agro Media Group dan wilayah Jogja berada di Galang Press.

FEI memiliki visi peningkatan profesionalitas editor Indonesia sehingga mampu melejitkan dunia penerbitan Indonesia menjadi setara dengan negara lain yang lebih maju, seperti Singapura. FEI bercita-cita atau memiliki goals menghasilkan standar kompetensi editor Indonesia, pengembang editologi dan publishing science yang tepercaya, pemberi award kepada hasil karya editing terbaik, dan menerbitkan buku Panduan Gaya Penerbitan Indonesia. Continue Reading »

Surat Pembaca di Harian Pagi

selalu saja memamerkan tubuh yang terus itu-itu

seperti bayangan yang telah lepas dari orbit badan
menggelepar tiada kenal cinta
karena hanya demi duit, lantas apalagi?
bukankah harga tidur kini telah tak terjangkau pikiran
sedang mimpi pun jangan coba-coba menawar
anak bini bisa beralih status bagai barang rental
karena kehormatan lebih dari segalanya
siapa tak pernah membaca surat pembaca di harian pagi?
seperti tak pernah mendengar jerit kekenyangan
atau karena lapar toh bukan ukuran
pelacur digadai buat ekspor non migas
karena hotel tua sudah tutup sejak dulu-dulu
surat pembaca kebanjiran bunga dukacita
: karena pelanggannya lebih memilih iklan baris

« Previous PageNext Page »