Archive for January, 2008

Ketika detikcom Beraroma Peuyeum

detik-bandung.jpg

Setelah detikSurabaya, detikcom kini mulai membuka kanal khusus: detikBandung. Secara konsep tentu tak beda jauh dengan detikSurabaya yang lebih dulu diluncurkan sejak 2007 lalu. Namun yang jelas akan berbeda sama sekali dengan detikcom itu sendiri.

Jika dilihat dari konsep sekilas, detikBandung lebih diarahkan pada all about kota Bandung. Ia akan membungkus berita-berita seputar kota Bandung dalam balutan feature. Rubrik-rubrik semacam FO & Distrro, Kuliner, atau Wisata, barangkali akan menjadi andalan.

Yang menarik, rubrik Info Bandung tampaknya bisa dijadikan pegangan bagi wisatawan lokal ketika hendak berkunjung ke kota Bandung, karena memuat daftar tempat belanja, kafe & resto, hotel & penginapan, ATM, sampai rute angkot. Namun untuk news sendiri tetap menggunakan detikcom sebagai acuan utama, meski muatan lokal tetap diusung yang barangkali tak seluruhnya “layak” tayang untuk konsumsi detikcom.

Menurut rencana, detikBandung bakal di-launching secara resmi pada Maret 2008. Maka tak aneh bila pada Rabu 30 Januari 2008, sekitar 80 persen content masih lagi dicomot dari detikcom. Bisalah dikatakan bahwa saat ini detikBandung, yang berkantor di Jalan Lombok No.33 Bandung ini, masih lagi tayang percobaan.

Nah, seperti apa jadinya, kita lihat saja...

Continue Reading »

You Do Anything For Money…

money.jpg

Dalam dua hari ini aku sedang sebal dengan orang (bukan individu) yang dalam pikirannya melulu berkecamuk uang. Segala diukur dengan uang, segala dilakukan untuk uang, dan semua-mua bermuara demi uang. Sepertinya hidup di dunia baginya hanya untuk uang semata.

Cantiknya, semua dibungkus dengan selimut gilang-gemilang kesuksesan. Sehingga jika orang lengah, akan terbata-bata mengagumi kehebatannya. Padahal segala dan semua yang ada dalam pikirannya tak lebih dari: uang!

Uang! Kenapa kita tidak menjadikan uang semata kendaraan, tanpa perlu menjadikannya tujuan. Aku benci uang! Huh!

Continue Reading »

Paduan Suara Atas Paman Gober

gober-gober.jpg

Seperti kita ketahui, warna serta nada pemberitaan tv-tv dalam hitungan hari sejak 27 Januari 2008 nyaris serupa bak paduan suara. Semua sontak serempak seolah mengelu-elukan sosok Paman Gober yang ditayangkan dalam berbagai kenangan selama ia berkuasa di Negeri Bebek. Bahkan ada beberapa stasiun yang mengharamkan reporter yang turun di lapangan maupun jangkar berita atau news acnhor di studio menyebut Paman Gober hanya dengan sebutan Gober.

Beberapa memang ada yang tetap kritis dalam memandang persoalan Paman Gober. Namun jika disatukan dalam satu alunan nada, tv-tv itu betul sungguh bak paduan suara dalam mengulas berita kematian Paman Gober. Salahkah? Orang boleh punya pendapat. Namun justru di situlah persolannya.

Seorang kawan sempat berkomentar: jasa-jasa Paman Gober terhadap Negeri Bebek kan bukan tidak sedikit. Kita tidak lantas menafikannya hanya karena Paman Gober memiliki status tersangka atas banyak kasus korupsi yang belum selesai. Apalagi mesti diakui, berkat Paman Gober, Negeri Bebek sempat disegani banyak negeri tetangga karena pembangunan yang telah dicapainya. Bahkan pernah menjadi negeri yang swasembada beras.

Continue Reading »

Setelah Kematian Paman Gober

gober-oh-gober.jpg

Sesaat setelah kematian Paman Gober, beberapa kawan mulai bertanya kepadaku: apakah kematian Paman Gober merupakan berita baik? Atau: Menurut Bung, bagaimana riwayat kasus Paman Gober, setelah ia meninggal? Serta merta pertanyaan itu kujawab sambil lalu saja: bisa baik, bisa buruk. Tapi kawan-kawanku itu ingin memastikan jawaban menurut pendapatku. Jadi baiklah, kujawab saja: berita baik. Mengapa? Beginilah argumenku:

Kalau aku melihat dari kondisi kesehatan Paman Gober, setelah sekian minggu di rumah sakit, aku menilai Paman Gober tidak tepat lagi dikatakan masih hidup, namun juga tidak bisa dikatakan sudah mati. Aku membayangkan, Paman Gober pasti menderita sekali. Hidup tidak, mati pun tidak. Dan aku yakin, melihat kenyataan seperti itu, seluruh keluarga bebek pun sangat-sangat pedih dan terpukul. Jadi, ketika keluarga bebek menyerahkan segala keputusan soal kondisi Paman Gober pada tim dokter, dan Tuhan mengambil nyawa Paman Gober, menurutku rasanya itu yang terbaik. Baik bagi Paman Gober, juga baik bagi keluarga bebek. Itu jika kulihat dari segi kondisi kesehatan. Bagaimana dengan status hukumnya? Baik.

Praktis selama 10 tahun terakhir, adakah kemajuan yang signifikan atas kasus Paman Gober? Adalah betul bahwa Paman Gober berstatus tersangka dalam kasus korupsi di beberapa yayasan yang dipegangnya. Namun, adakah kemajuan dalam 10 tahun terakhir ini? Kasus tersebut toh tetap tersandung banyak hal, terutama karena kesehatan Paman Gober sendiri. Selama sepuluh tahun itu pula Paman Gober nyaris menjadi huis arrest (tahanan rumah). Sementara kasusnya masih lagi jalan di tempat. Dengan kondisi seperti itu, dilihat dari segi hukum, apalah artinya jika Paman Gober masih hidup?

Continue Reading »

Tentang Wafatnya Gober Bebek

tentang-wafatnya-gober-bebek.jpg

Segera setelah Paman Gober wafat dan dimakamkan di pemakaman keluarga, Astana Giribebek, beberapa kawan terus mengomentari tentang kematiannya melalui SMS dan YM. Komentarnya terkadang serius, penuh takzim, namun tak jarang berseloroh juga berkelakar.

Berikut ini beberapa komentar yang sempat kutampung:

  • Inalillahi wa’ina illahi rojiun… Soeharto wafat.
  • Kita doakan Pak Tua.
  • Bung, paman Gober akhirnya tutup usia.
  • Seluruh Kota Bebek menjadi gegap gempita yah, tak lama media akan dibanjiri berbagai tulisan ttg paman Gober.
  • Mas pa Harto udah meninggal
  • Semoga amal ibadahnya dterima disisi 4ll swt, amien. misterius man was lost…
  • Paman gober pergi tuh…
  • tolak instruksi berkabung selama 7 hari
  • sita kekayaan keluarga suharto untuk dibagikan ke seluruh aktifis 98
  • adili suharto
  • terimakasih suharto, gara-gara kamu, menjadikanku sebagai aktifis prodemokrasi
  • jangan sekali2 mengibarkan bendera setengah tiang di rumah2, kami malam ini akan melakukan sweeping
  • mau tahu kelebihan SMID,onderbouw PRD? dulu SMID yang mempelopori suharto jatuh, sekarang suharto mati, setelah kemarin didemo A;umni SMID, ternyata SMID tetap ampuh
  • kematiannya membawa amarah dan mensyaratkan bumi harus kembali memerah
  • Former Indonesian dictator Suharto — the “smiling general” who ruled his country with an iron fist for three decades — died Sunday at a hospital in Jakarta, said his doctor.
  • males baca berita: memaafkan dosa2 mengingat jasa2nya selama ini
  • Kita britakn kpd sluruh rakyat & tmn2 yg msh peduli thd demokrasi utk brsama2 MENOLAK PENGIBARAN BENDERA SETENGAH TIANG sbg tanda protes sipil atas blm trbayarnya hutang dosa2 politik Soeharto slm 32thn. Krn semua TV saat ini mengabarkan kebohongan! Please forward..!

Kalian sendiri? Bagaimana komentar kalian atas wafatnya Paman Gober? Punya pendapat?

Anyaman Sepola:

Continue Reading »

Wafatnya Paman Gober

wafatnya-paman-gober.jpg

Minggu siang saat sedang nongkrong di kantor detik.com Bandung sembari menikmati cerpen Bertungkus Lumus karya Martin Aleida di Kompas Minggu 27 Januari 2008, tiba-tiba tersiar kabar Paman Gober wafat pada pukul 13.10 wib.

Sontak kantor redaksi ramai. Metro TV, SCTV, RCTI, dan chanel-chanel lain di tv pun dilalap habis untuk mengikuti kronologis berita wafatnya bebek terkaya di kota bebek tersebut. Tak berapa lama SMS demi SMS pun berdatangan dari berbagai kota, juga dari Cairo.

Yang cukup bikin gigi nyengir, beberapa kawan mengirim SMS berisi: Seluruh media di Kota Bebek dibanjiri berbagai berita tentang wafatnya Paman Gober… Atau: Paman gober pergi tuh… Whew!

Ya, akhirnya Paman Gober memang wafat. Seluruh keluarga bebek tentu akan berkumpul. Sahabat, rekan, handai taulan, serta para pejabat maupun para mantan pejabat Kota Bebek pun berduyun-duyun ke kediaman Paman Gober untuk ikut berbelasungkawa serta memberikan penghormatan terakhir. Tidak bisa tidak, komplek pemakaman keluarga Paman Gober di provinsi di luar Kota Bebek, Astana Giri Bebek, yang sejak beberapa minggu lalu telah memperlihatkan kesibukan, kini betul-betul disiapkan. Pemerintah Kota Bebek pun menetapkan hari berkabung nasional selama 7 hari sejak Paman Gober wafat.

Selamat jalan, Paman Gober.

dia telah pergi ke tempat setiap orang akan dan sedang pergi…

(P.A.T., Sastrawan Kota Bebek)

Anyaman Sepola:

Continue Reading »

Next Page »