29.jpgTerasa (bukan tak terasa) sudah 1 bulan usia 2008. Dan hari ini memasuki bulan ke-2 di tahun kabisat. Kabisat? Yup. Karena menurut perhitungan matahari, jumlah hari pada 2008 tidak persis 365 hari, melainkan 365 lebih 5 jam, 48 menit, serta 45,1814 detik. Jika hal ini tidak dihiraukan, maka setiap empat tahun akan kekurangan hampir satu hari.

Untuk mengkompensasi hal ini, setiap empat tahun sekali (tahun yang bisa dibagi empat), diberi satu hari ekstra: 29 Februari. Tetapi karena 5 jam, 48 menit dan 45,1814 detik kurang dari 6 jam, maka tahun-tahun yang bisa dibagi 100 (seperti tahun 1900), bukan tahun kabisat, kecuali bisa dibagi dengan 400 (seperti tahun 2000).

Maka 29 Februari adalah hari ekstra yang ditambahkan pada akhir bulan Februari pada setiap tahun kabisat. 29 Februari adalah juga hari ke-60 di tahun kabisat dalam kalender Gregorian. Tanggal ini memang hanya ada pada tahun-tahun yang angkanya bisa dibagi angka 4 seperti 1992, 1996, atau 2004, kecuali pada tahun-tahun abad atau tahun yang berakhir dengan dua angka nol seperti 1800, 1900, dan 2000. Tahun-tahun abad bukan tahun kabisat kecuali juga bisa dibagi dengan angka 400. Sebagai contoh, tahun 2000 adalah tahun abad namun karena bisa dibagi dengan 400, tahun tersebut adalah tahun kabisat sedangkan tahun 1900 bukan tahun kabisat karena tidak bisa dibagi 400.

Orang-orang yang berulang tahun pada tanggal 29 Februari dapat merayakannya pada 28 Februari atau 1 Maret. Sebuah hukum di Inggris tahun 1256 menghitung tanggal 29 Februari (leap day) dan 28 Februari sebagai satu hari sehingga orang yang lahir di tanggal 29 Februari di Inggris dan Wales secara legal mencapai umur 18 atau 21 pada tanggal 28 Februari.

Nah, 2008 jelas memiliki 29 hari pada bulan Februari. Adakah yang bisa kita lakukan di setiap tanggal itu selama empat tahun sekali? Sehingga pada saat kembali bertemu 29 Februari berikutnya, kita tahu: apa saja yang sudah kita capai selama itu…