Roseline atawa Rosalina, Nama yang Cantik!
Untuk ukuran perempuan ia termasuk cantik. Meski beresam tubuh mungil, ia tampak selalu menarik. Mungkin ia pandai bersolek. Kalau menatap, matanya terasa tajam, tapi wajahnya selalu segar memesona. Rambutnya ikal dan bibirnya merah kesumba. Kalau berjalan, ujung-ujung rambutnya akan menari-nari genit seperti penari pendet yang gemulai.
Roseline atawa Rosalina. Ia seorang sarjana Ilmu Politik. 34 tahun dan belum lagi menikah. “Kau tak tertarik menikah, Rose?” begitu kawan-kawannya selalu bertanya. “Bukan urusanmu!” cepat Roseline menjawab.
Baleno merah tahun 98 selalu menemaninya ke mana pun ia pergi. Entah itu siaran radio, atau ke kantor sebuah organiasi perempuan. Ya, ia memang seorang aktivis perempuan yang kerap mengurusi advokasi persoalan-persoalan yang berhubungan dengan perempuan. Entah itu kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, ataupun perkosaan.
Roseline atawa Rosalina. Di suatu sore yang tenang ia menelponku. “Bisa kita ketemu?” isaknya.
Lho-lho-lho, ada apa dengan Roseline…

